Minggu, 22 April 2012

Untuk Wanita Hebat di Seluruh Indonesia

21 April ada apakah???? tentu saja kita sudah tau bahwa tanggal ini diperingati sebagai Hari Kartini... Lalu apa itu hari Kartini? dan siapa sebenarnya Kartini? nahh mungkin tidak semua orang mengetahuinya... Tanggal 21 April adalah tanggal lahir dari seorang wanita bernama Raden Adjeng Kartini atau biasa hanya kita sebut dengan Ibu Kartini. Beliau lahir pada tahun 1879 dan kemudian wafat pada tahun 1904 pada usia 25 tahun. Selama masa hidupnya Kartini dikenal sebagai sosok wanita pribumi yang sangat memperjuangkan hak-hak wanita pada jaman itu. Anak ke-5 dari 11 bersaudara ini memiliki pemikiran yang sangat menarik perhatian masyarakat Belanda, dan pemikiran-pemikiran Kartini mulai mengubah pandangan masyarakat Belanda terhadap perempuan pribumi di Jawa. Pemikiran-pemikiran Kartini yang tertuang dalam surat-suratnya juga menjadi inspirasi bagi tokoh-tokoh Kebangkitan Nasional Indonesia, sampai - sampai tercipta sebuah lagu berjudul R.A Kartini yang dibuat oleh W.R Soepratman.  Pada surat-surat Kartini tertulis pemikiran-pemikirannya tentang kondisi sosial saat itu, terutama tentang kondisi wanita pribumi. Sebagian besar surat-suratnya berisi keluhan dan gugatan khususnya menyangkut budaya di Jawa yang dipandang sebagai penghambat kemajuan perempuan. Dia ingin wanita memiliki kebebasan menuntut ilmu dan belajar. Kartini menulis ide dan cita-citanya, seperti tertulis: Zelf-ontwikkeling dan Zelf-onderricht, Zelf- vertrouwen dan Zelf-werkzaamheid dan juga Solidariteit. Semua itu atas dasar Religieusiteit, Wijsheid en Schoonheid (yaitu Ketuhanan, Kebijaksanaan dan Keindahan), ditambah dengan Humanitarianisme (peri kemanusiaan) dan Nasionalisme (cinta tanah air). Surat-surat Kartini juga berisi harapannya untuk memperoleh pertolongan dari luar. Pandangan-pandangan kritis lain yang diungkapkan Kartini dalam surat-suratnya adalah kritik terhadap agamanya. Ia mempertanyakan mengapa kitab suci harus dilafalkan dan dihafalkan tanpa diwajibkan untuk dipahami. Ia mengungkapkan tentang pandangan bahwa dunia akan lebih damai jika tidak ada agama yang sering menjadi alasan manusia untuk berselisih, terpisah, dan saling menyakiti. "...Agama harus menjaga kita daripada berbuat dosa, tetapi berapa banyaknya dosa diperbuat orang atas nama agama itu..." Kartini mempertanyakan tentang agama yang dijadikan pembenaran bagi kaum laki-laki untuk berpoligami. Bagi Kartini, lengkap sudah penderitaan perempuan Jawa yang dunianya hanya sebatas tembok rumah. Surat-surat Kartini banyak mengungkap tentang kendala-kendala yang harus dihadapi ketika bercita-cita menjadi perempuan Jawa yang lebih maju. 
Naaahhhh itulah diaaa sekilas biografi dari sosok luar biasa R.A Kartini, akhirnya tanggal 21 April yang merupakan tanggal kelahirannya diperingati menjadi Hari Nasional untuk peringatan hari Kartini.

Laluuu bagaimana dengan sosok Kartini di jaman sekarang ini? saya? atau anda?

Menurut saya dijaman seperti sekarang ini menjadi sosok seperti Kartini bukan perkara keharusan kita berpakaian seperti beliau, memakai kebaya setiap hari kemanapun bepergian. Dijaman modern seperti sekarang ini masih banyak cara lain untuk memperjuangkan hak-hak kita sebagai wanita... Siapa bilang wanita tidak boleh naik gunung? tidak boleh berarung jeram? tidak boleh memanjat tebing? bekerja? menjadi supir, atau membuat keputusan????? Berbagai cara bisa kita tunjukkan untuk melanjutkan perjuangan Kartini. Sebagai Kartini modern, kita seharusnya bisa bersuara dan memperjuangkan diri kita sendiri.. Sudah bukan saatnya kita selalu berkata "IYA" pada setiap perintah yang merugikan atau menjatuhkan diri kita sendiri. Sudah saatnya kita bersuara, mengapresiasikan aspirasi kita, berpendapat, dan membuat keputusan.. Bukan saatnya lagi kita terjajah oleh kebodohan yang hanya merugikan diri kita sendiri, hanya tunduk pada setiap perintah yang akhirnya membuat kita menghabiskan sisa hidup kita dalam sebuah penyesalan dan tangisan. Bekerjalah, naik gununglah, berarung jeram atau memanjat tebing, sekolah tinggi, menjadi relawan dan aktivislah.... Hapus semua pemikiran anda bahwa wanita tidak boleh melakukan pekerjaan pria, bahwa wanita hanya mengurusi dapur dan rumah tangga tanpa berhak bekerja dan bepergian... "gw kan cewe, masa naik gunung itu kan kegiatan cowo" atau "gw kan cewe, ga perlu sekolah tinggi2 deh toh setinggi-tingginya sekolah nanti masuk dapur juga" kalau anda masih saja berpikir seperti ini sama saja artinya bahwa anda masih terjajah oleh kebodohan diri sendiri... Jika anda gemar berolahraga bela diri, lakukanlah kenapa tidak? apa karena silat dan kungfu identik dengan pria? 
ekspresikan diri anda, yang terpenting adalah anda mengetahui batasan dan kodrat anda sebagai wanita. Melakukan kegiatan pria tidak haram kok, yang penting anda masih tau diri dan tetap ingat bahwa anda WANITA!!! berpikirlah rasional, berpikirlah kritis, berpendapatlah, bersuaralah, dan berkegiatanlah!!

Karena karya bukan hanya milik kaum adam. Selamat menjadi Kartini modern!!! :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar